#share soloblitz.com
Pengurus Persis Solo, Mahendro Wiseno Berpulang
Sabtu, 13/12/2014 21:06 WIB
Jenazah
Mahendro Wiseno saat hendak dibawa ke pemakaman yang berada tak jauh
dari rumahnya di Dukuh Karanganyar, RT 03 RW 10 Palur, Mojolaban,
Sukoharjo, Sabtu (13/12/2014) sore.| Foto : Nofik Lukman Hakim
“Baru tadi pagi saya tahu almarhum sakit asam lambung. Katanya sudah satu minggu dirawat di Rumah Sakit Kasih Ibu. Tapi pada siang harinya justru dapat kabar lagi bahwa beliau sudah meninggal,” tutur wartawan RRI Surakarta, Bambang Sugeng, Sabtu (13/12/2014) siang tadi.
Meski disibukkan dengan pekerjaannya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemkot Surakarta, Mahendro Wiseno selalu meluangkan waktunya untuk mengikuti perkembangan Persis Solo. Bahkan pada musim lalu, dirinya menjadi salah satu pengurus yang paling rajin menyaksikan Persis Solo saat bertanding di luar Kota Solo. Sementara jika pertandingan digelar di Stadion Manahan, dirinya menjabat sebagai bidang tiket Panitia Pelaksana (Panpel) Persis Solo.
“Almarhum merupakan sosok yang dekat dengan wartawan. Bahkan beliau sering mengajak kami berangkat bersama-sama untuk menyaksikan Persis Solo bertanding. Dedikasinya untuk tim juga sangat tinggi,” tutur wartawan Suara Merdeka, Ronald Seger Prabowo.
Hal yang sama juga diungkapkan Walikota Solo sekaligus Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo. Selain Pemkot Surakarta kehilangan pegawainya yang punya kualitas kerja apik, Persis Solo pun kehilangan salah satu pengurus yang punya komitmen tinggi membantu Laskar Sambernyawa meraih prestasi. Pria yang akrab disapa Rudy itu menyebut Persis Solo saat ini sedang berduka karena ditinggal salah satu pengurus terbaiknya.
“Saat ini Persis Solo sedang berduka,” singkat Rudy.
Mahendro Wiseno yang wafat pada usia 49 tahun meninggalkan sang istri, Kristanti dan dua anaknya, yakni Bayu Hendro Pramudya dan Puspa Amelia Komalasari. Sementara proses pemakaman yang digelar sore tadi dihadiri seribuan pelayat yang diantaranya para pelaku sepak bola nasional.
Mulai dari mantan pelatih Persik Kediri Aris Budi Sulistyo, mantan pelatih Persijap Jepara, Yudi Suryata, asisten pelatih Persis Solo Agung Setyabudi hingga para pemain dan mantan pemain Persis Solo. Tak ketinggalan pengurus PSSI Solo, Presiden Pasoepati Bimo Putranto dan para anggota Pasoepati hadir dalam prosesi pemakaman.
Nofik Lukman Hakim


0 komentar:
Posting Komentar