Jessica Veranda (JEJE)
Selasa, 05 Mei 2015
Sabtu, 02 Mei 2015
Transfer Persis Solo-Herman dan Isnaini Resmi Berseragam Persis by Nazriel Bayu Pradana
Herman dan Isnaini Resmi Berseragam Persis
SOLO, SoloposCom - Persis Solo resmi
mendaftarkan gelandang Herman Romansyah
dan striker Muhammad Isnaini ke PT Liga
Indonesia (LI).
Herman telah merumput bersama Laskar
Sambernyawa sejak dua pekan terakhir.
Mantan pemain Arema IPL itu juga telah
dijajal dalam uji coba melawan PSMP
Mojokerto Putra, yang berakhir dengan skor
6-0 di Stadion Manahan, Senin (20/4/2015).
Herman mengantongi rekomendasi Pelatih
Aris Budi Sulistyo setelah tampil dalam uji
coba. Namun, manajemen sempat enggan
buru-buru mengontrak mantan anak buah Aris
Budi di Persik Kediri itu. Alasannya, Herman
dinilai kurang memiliki mobilitas sebagai
seorang gelandang.
“Herman sudah deal. Kami memutuskan
mendaftarkan dia kemarin malam [Kamis
(30/4/2015)] karena tenggat pendaftaran
pemain tidak berubah meski kompetisi
ditunda. Soal mobilitas, dia [Herman] masih
punya kesempatan untuk meningkatkan
kondisi fisiknya,” ujar Direktur Olahraga dan
Teknik Persis, Totok Supriyanto, saat
dihubungi Espos, Jumat (1/5/2015).
Lain halnya dengan Muhammad Isnaini.
Mantan penyerang PSPS Pekanbaru yang
juga anggota kepolisian itu didaftarkan ke PT
LI meski belum merapat ke Kota Bengawan.
“Isnaini masih mengurus surat izin cuti dari
kesatuan kepolisiannya. Tapi secara prinsip,
dia sudah bersedia bergabung dengan Persis.
Untuk pemain sekelas Isnaini, saya rasa tidak
perlu dicoba. Kami percaya pada kualitasnya.
Dia mantan pemain ISL, tentu bagus,” kata
Totok.
Dengan bergabungnya Herman dan Isnaini,
perburuan pemain Persis berakhir. Skuat
berjuluk Laskar Sambernyawa itu memiliki 27
pemain untuk mengarungi kompetisi Divisi
Utama (DU) musim ini.
Sebelumnya, Persis sempat menjajal mantan
striker Timnas U-23, Gery Setia Adi Nugraha.
Namun, pemain berusia 26 tahun itu tidak
mampu mencuri perhatian Aris Budi. Dia
hanya mengikuti latihan selama empat hari
dan langsung dipulangkan setelah laga kick
off DU melawan PSIS Semarang batal digelar
di Stadion Manahan, Solo, Minggu
(26/4/2015).
“Perburuan pemain resmi berhenti. Kami
sudah mendapatkan striker baru. Bukan Gery,
tapi polisi [Isnaini]. Dia [Isnaini] belum diajak
negosiasi [kontrak], tapi dia akan segera ke
Solo setelah mendapatkan izin cuti,” tutur
Aris Budi.
Aris Budi telah mengincar Isnaini sebelum
manajemen mendatangkan Gery Setia pekan
lalu. Aris yakin ketajaman lini depan skuat
polesannya bakal meningkat dengan
bergabungnya Isnaini. Kini, Laskar
Sambernyawa memiliki empat striker, yakni
Ferry Anto, Candra Waskito, Indra Gunawan,
dan Isnaini.
Berita bola terbaru-INDONESIA SUPER LEAGUE(ISL)
JAKARTA, GoalCom - PSSI akhirnya mengambil keputusan untuk
mengakhiri kompetisi Indonesia Super League
(ISL) dan Divisi Utama musim 2015. Itu
berdasarkan hasil keputusan rapat komite
eksekutif (exco) PSSI di kantor PSSI Pusat,
Jakarta, Sabtu (2/5) petang.
"Exco memastikan keadaan saat ini kompetisi
dihentikan lantaran alasan force majeur yang
telah terjadi di luar kehendak PSSI," kata Hinca
Pandjaitan, wakil ketua umum PSSI, dalam jump
pers usai rapat exco.
Lebih lanjut, Hinca menjelaskan keputusan itu
diambil tak lepas dari adanya keputusan
Kemenpora yang membekukan PSSI melalui sura
bernomor 01307 tahun 2015 tertanggal 17 April
2015.
"Ini mengakibatkan tak ada yang bisa dijalankan
PSSI. Oleh karenanya, seluruh kompetisi PSSI
kami nyatakan force majeur lantaran tidak
mendapakan pelayanan dari negara. Kami moho
maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia,"
tegas mantan ketua Komisi Disiplin PSSI itu.
Ketika ditanyakan hingga kapan status force
majeur ini berlaku. Anggota Exco PSSI, Gusti
Randa, pun memberikan penegasannya. "Kondisi
ini akan berakhir sampai Kemenpora mencabut
pembekuan terhadap PSSI," tuturnya.
Di sisi lain, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono
mengatakan dengan adanya keputusan ini berart
pertandingan yang sudah bergulir baik di ISL
maupun DU pada 2015 dianggap tidak ada.
"Artinya, PSSI sudah memutuskan kompetisi
selesai dengan tidak lengkap. Keputusan ini aka
disirkulasi ke klub-klub. Jika ada perubahan
situasi, kami anggap itu kompetisi baru, entah it
nanti namanya ISL 2015/16 atau yang lainnya,"
jelas pria asal Ngawi itu.
"Jadi, per hari ini kompetisi 2015 sudah selesai.
Setelah ini akan seperti apa, itu bukan wewenan
dari PT Liga," pungkas Joko.
Langganan:
Komentar (Atom)



My%2BWallpaper.jpg)











